Penyebab Kepala Kesemutan yang Bisa Jadi Gejala Penyakit Tertentu

4. Gangguan Saraf Tertentu

Gangguan pada saraf tertentu, seperti saraf trigeminal atau neuropati, dapat menjadi pemicu kesemutan di kepala. Neuralgia trigeminal, misalnya, mempengaruhi saraf trigeminal yang bertanggung jawab atas sensasi wajah, dan ketika teriritasi, dapat menyebabkan sensasi kesemutan di kepala.

5. Stres atau Kecemasan

Keadaan stres dapat memicu respons fight-or-flight dalam tubuh, yang dapat mengarah pada kesemutan di kepala atau area tubuh lainnya. Hormon stres, seperti norepinefrin, mengalir ke area tubuh yang membutuhkan darah lebih banyak, yang akhirnya dapat menyebabkan sensasi kesemutan.

6. Diabetes

Pada kasus diabetes yang tidak diobati, kerusakan pada saraf dapat terjadi, meskipun kerusakan saraf kranial jarang terjadi. Orang dewasa yang lebih tua dengan riwayat diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami mati rasa di wajah dan kesemutan di kepala.

Penting untuk diingat bahwa gejala ini tidak selalu menunjukkan penyakit serius, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah yang memerlukan perhatian. Setelah penyebabnya teridentifikasi, tindakan pengobatan yang sesuai dapat diambil untuk mengatasi akar permasalahan dan meningkatkan kualitas hidup.

Jika kamu mengalami kepala kesemutan, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Nantinya dokter akan mendiagnosa sesuai keluhanmu dan memberikan penanganan yang sesuai agar kondisimu semakin membaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *