Penyebab Kaki Kesemutan yang Harus Diwaspadai, Bisa Jadi Gejala Penyakit

1. Neuropati perifer

Neuropati perifer adalah kerusakan saraf di luar sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Kondisi ini dapat menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau rasa terbakar di kaki.

2. Diabetes

Diabetes merupakan penyebab umum dari neuropati perifer. Gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak saraf, menyebabkan kaki kesemutan.

3. Spondilosis serviks

Spondilosis serviks adalah kondisi di mana tulang leher mengalami degenerasi. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan pada saraf tulang belakang, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kesemutan di kaki.

4. Cedera saraf

Cedera pada saraf kaki, seperti cedera trauma atau cedera akibat tekanan yang berlebihan, bisa menjadi penyebab kaki kesemutan.

5. Penyumbatan pembuluh darah

Penyumbatan pembuluh darah juga dapat menyebabkan kaki kesemutan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh aterosklerosis, yaitu penumpukan plak di dalam pembuluh darah.

6. Neuropati disertai gangguan sirkulasi darah

Kondisi ini merupakan kombinasi dari neuropati perifer dan gangguan sirkulasi darah. Ini dapat menyebabkan gejala seperti kesemutan, luka yang sulit sembuh, dan nyeri di kaki.

7. Saraf kejepit

Sindrom saraf terjepit adalah kondisi medis lain yang dapat menyebabkan kaki kesemutan. Kondisi ini dapat terjadi akibat melemahnya jaringan pelindung di antara sendi, sehingga menyebabkan tulang belakang menonjol dan menekan saraf. Saraf yang tertekan dapat menyebabkan sensasi kesemutan di kaki dan area tubuh lainnya.

8. Kekurangan atau kelebihan vitamin

Untuk menjaga fungsi dan kesehatan saraf, tubuh memerlukan vitamin E, vitamin B1 (tiamin), vitamin B3 (niasin), vitamin B6 (piridoksin), dan vitamin B12 (kobalamin).

Jika tubuh kekurangan salah satu vitamin yang disebutkan di atas, kamu mungkin mengalami masalah yang berhubungan dengan saraf, termasuk kesemutan.

Baik kekurangan vitamin maupun asupan vitamin yang berlebihan dapat menyebabkan kesemutan. Penelitian tertentu menunjukkan bahwa konsumsi vitamin E dan vitamin B6 yang berlebihan dapat menyebabkan sensasi kesemutan di tangan atau kaki.

9. Efek samping obat

Selain itu, obat-obatan tertentu, termasuk isoniazid, berpotensi menyebabkan sensasi kesemutan.

Jika kamu mengalami kesemutan saat menggunakan obat ini, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk kemungkinan pengurangan dosis atau penggantian dengan alternatif yang lebih aman.

Kesemutan di kaki yang sesekali sembuh secara spontan tidak dianggap berbahaya. Namun, jika keluhan berlanjut atau disertai dengan gejala lain, hal ini dapat mengindikasikan adanya penyakit tertentu, seperti gangguan saraf.

Jika kamu mengalami kaki kesemutan yang terus berlanjut, berulang tanpa sebab, atau disertai dengan gejala tambahan seperti nyeri dan kelemahan yang membuat Anda sulit berjalan, disarankan agar Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan penyebab kaki kesemutan Anda dan menemukan solusi yang tepat. Dokter dapat meresepkan obat untuk membantu meringankan mati rasa dan kesemutan yang disebabkan oleh kerusakan saraf.

10. Keracunan

Adanya zat-zat berbahaya di dalam tubuh juga dapat menyebabkan kesemutan kronis, termasuk di area kaki. Keracunan dapat terjadi karena menelan atau menghirup bahan kimia berbahaya secara tidak sengaja, seperti timbal, merkuri, dan arsenik.

11. Tekanan berlebihan pada saraf kaki

Salah satu penyebab utama kaki kesemutan adalah tekanan yang berlebihan pada saraf di kaki. Ini bisa disebabkan oleh duduk terlalu lama dalam posisi yang tidak nyaman atau mengenakan sepatu yang terlalu ketat.

12. Gaya hidup tidak sehat

Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan kekurangan olahraga dapat menyebabkan masalah sirkulasi darah yang dapat menyebabkan kaki kesemutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *