Mitos atau Fakta Brokoli dapat Meningkatkan Kadar Asam Urat dan Kolesterol?

Brokoli adalah sayuran hijau yang kaya akan nutrisi dan seringkali dianggap sebagai makanan sehat. Namun, beberapa orang percaya bahwa brokoli dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dan kolesterol dalam tubuh. Brokoli mengandung senyawa yang dikenal sebagai purin, yang dapat diubah menjadi asam urat dalam tubuh, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi brokoli secara moderat tidak mengakibatkan peningkatan risiko asam urat.

Menurut The Arthritis Foundation, brokoli sebenarnya bisa membantu mengurangi risiko asam urat dengan cara mengurangi peradangan dalam tubuh karena kandungan anti-inflamasi dan antioksidannya. Di sisi lain, brokoli juga dikatakan bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Brokoli mengandung serat pangan yang tinggi dan senyawa fitokimia yang telah terbukti berkontribusi pada penurunan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi brokoli secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.

Meskipun klaim bahwa brokoli dapat menyebabkan peningkatan asam urat dan kolesterol telah menjadi topik diskusi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebagian besar peneliti dan ahli gizi percaya bahwa manfaat kesehatan yang diberikan oleh konsumsi brokoli jauh lebih besar dibandingkan dengan risiko yang dikaitkan dengannya. Namun demikian, jika memiliki riwayat penyakit asam urat atau kolesterol tinggi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan. Konsultasi tersebut dapat membantu memahami bagaimana memasukkan brokoli ke dalam pola makan yang sehat dan aman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *