Mengenal High Fructose Corn Syrup pada Label Kemasan

Halo Sahabat Sehat, siapa sih yang ngga pernah beli makanan atau minuman kemasan di warung atau toko swalayan? Apakah kamu tipe konsumen yang membaca komposisi sebelum membeli atau langsung ambil aja nih? Kalau kamu tipe konsumen yang suka baca komposisi, pasti kamu sering ketemu sama bahan yang namanya high fructose corn syrup. Nah, sebenarnya itu apa sih?

high fructose corn syrup
Foto: Freepik.com

Mengenal High Fructose Corn Syrup

Seringkali konsumen terkecoh dengan penamaan di label kemasan. Contohnya sirup jagung ini. Bukan berarti dengan adanya kata jagung, kamu langsung berasumsi bahwa minuman ini menggunakan pemanis alami.

Dari pengertian menurut BPOM, High Fructose Corn Syrup (HFSC) atau sirup jagung tinggi fruktosa ini adalah cairan kental jernih dengan kadar fruktosa tinggi, umumnya diperoleh dengan proses enzimatik yang bertujuan meningkatkan kandungan fruktosa. Jadi, sebenarnya HFCS ini bukanlah lagi gula alami. HFCS lebih sering digunakan oleh produk industri karena rasa manisnya yang paling tinggi  dan cara mendapatkannya lebih murah. 

Dampak Kelebihan Konsumsi

Suatu studi menyatakan bahwa konsumsi minuman kemasan berlebih yang mengandung HFSC berkaitan dengan gangguan metabolik, antara lain obesitas, toleransi glukosa terganggu (TGT) dan diabetes melitus. Selain itu, HFCS juga dapat meningkatkan perlemakan hati. Hal ini karena penyerapan HFCS yang berbeda dengan jenis gula lain. Fruktosa ini sebagian besarnya akan disimpan di dalam hati, maka dari itu kalau dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan perlemakan hati.

label kemasan minuman manis
Foto: Freepik.com

Batasan Aman Konsumsi HFSC

Sama seperti gula tambahan lain, sebenarnya gula ini sangat rendah kandungan gizinya, yang artinya tidak begitu berguna untuk tubuh. Jadi, kamu sangat disarankan untuk membatasi konsumsinya. Kementrian Kesehatan RI membatasi konsumsi gula maksimal adalah 50 gram per hari atau setara dengan 4 sendok makan.

Nah, yang perlu menjadi perhatian adalah gula ini bukan cuma berasal dari satu jenis minuman, melainkan total dari semua makanan dan minuman yang kamu makan dalam satu hari. Oleh karena itu, bijaklah dalam membeli dan jangan lupa untuk membaca label kemasan. Semoga Bermanfaat!

Referensi

Dikrektorat Standardisasi Pangan Olahan. BPOM

“Sehat Berawal Dari Piring Makanku.” 2017. Kementerian Kesehatan RI. www.kemkes.go.id/article/view/17103100004/healthy-starting-from-my-food-plate (September 8, 2023).

Lumbuun, Nicolaski, and Nasrin Kodim. 2017. “Pengaruh Konsumsi Fruktosa Pada Minuman Kemasan Terhadap Toleransi Glukosa Terganggu Pada Kelompok Usia Dewasa Muda Di Perkotaan Indonesia.” Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia 1(2): 19–23.

Mawer, Rudy. 2019. “6 Reasons Why High-Fructose Corn Syrup Is Bad for You.” Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/why-high-fructose-corn-syrup-is-bad? (September 8, 2023).

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Anida Rahayu Adawiyah

Studying in Public Health Nutrition, University of Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *