7 Kegiatan untuk Lansia agar Tetap Aktif dan Bahagia

Setelah menginjak usia lanjut, sebagian besar orang mengurangi aktivitasnya. Ini dikarenakan stamina sudah berkurang atau  mungkin mempunyai keluhan kesehatan. Akan tetapi, lansia tetap dianjurkan beraktivitas walaupun sedikit untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika berolahraga sudah tidak mampu, maka bisa melakukan hobi yang ringan.

Manfaat Melakukan Kegiatan untuk Lansia

Badan kesehatan dunia (WHO) memaparkan bahwa lansia yang usianya 65 tahun ke atas, selama tidak mempunyai penyakit tertentu, sebaiknya tetap aktif bergerak. Hal tersebut sangat berdampak positif pada kesehatan tubuh secara menyeluruh.

aktivitas fisik lansia
Foto: Pexels.com

Manfaat pertama dari lansia yang tetap aktif beraktivitas adalah meningkatkan fungsi kognitifnya yang mengalami penurunan fungsi seiring pertambahan usia, seperti demensia dan Alzheimer. Menurut Journal of American Family Physician, aktif melakukan kegiatan dapat mencegah atau setidaknya meminimalir berbagai penyakit pada lansia, seperti hipertensi, jantung koroner, stroke, diabetes, dan kanker.

Lansia yang aktif bergerak juga dapat mengembalikan massa ototnya yang mulai berkurang karena pertambahan usia, sehingga persoalan kesehatan tulang, seperti osteoporosis dan osteoarthritis dapat diminimalisir. Berat badan juga ikut terjaga dengan aktif bergerak, sehingga terhindar dari obesitas.

Ide Kegiatan

Menggerakkan bagian tubuh saat beraktivitas memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebugaran tubuh lansia. Selain menjalankan rutinitas sehari-hari, lansia tetap bisa melakukan berbagai hal menyenangkan yang tentunya aman. Berikut ini berbagai kegiatan menarik untuk lansia agar tetap aktif dan bahagia.

Berjalan Santai

Berjalan santai sangat direkomendasikan untuk lansia untuk menjaga kebugaran tubuh. Sembari berjalan santai, seperti berkeliling desa atau kompleks perumahan, Sahabat Sehat juga bisa mendapat udara segar yang baik untuk pernapasan. Anggota gerak juga tetap aktif, sehingga mengurangi risiko osteoporosis.

Berkebun

Berkebun adalah ide kegiatan menyenangkan sekaligus melestarikan lingkungan. Berkebun bisa memberikan suasana berbeda karena menyatu dengan alam, menikmati pemandangan, dan menghirup udara bebas. Pilihannya juga banyak, ada tanam bunga, tanaman hias, pohon buah, atau tanaman lainnya yang bermanfaat.

Memelihara Hewan

Memelihara hewan bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Hewan yang biasa dipelihara adalah kucing, burung, ikan, dan kelinci. Jika ingin beternak, maka bisa memilih ternak ayam atau itik, namun perhatikan juga jumlahnya agar tidak kelelahan.

kegiatan untuk lansia
Foto: Pexels.com

Memasak atau Membuat Kue

Kegiatan ini akan lebih mengasyikkan bila dilakukan bersama pasangan, anak, atau cucu. Sahabat Sehat bisa membuat aneka masakan favorit keluarga dan berkreasilah dalam menyajikannya. Setelahnya, berbagai hasil masakan bisa langsung dinikmati bersama untuk meningkatkan kehangatan keluarga.

Mendengarkan Musik

Musik dapat meningkatkan atau mengembalikan suasana hati menjadi lebih baik. Mendengarkan musik bisa dilakukan lansia agar tidak meraa kesepian, sekaligus meningkatkan kemampuan mengingat. Mendengarkan lagu lama bisa menjadi momen bernostalgia bersama pasangan atau teman.

Merajut

Bagi lansia yang mempunyai hobi dan kemampuan menjahit, merajut adalah solusi. Saat ini, sudah banyak motif rajut yang menarik dan bisa dicoba sesuai kemampuan. Rajutan yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan menjadi beragam bentuk, seperti topi, tas, taplak meja dan lainnya.

Membaca

Membaca dapat meningkatkan kemampuan kognitif agar lansia terhindar dari demensia. Membaca membuat otak aktif berpikir dan menganalisis berbagai hal. Contohnya, seperti membaca berita harian yang akan membantu lansia tetap mengetahui berbagai situasi yang saat ini terjadi yang kemudian bisa dijadikan bahan perbincangan bersama keluarga.

Rutin menjalankan aktivitas sehari-hari ditambah melakukan aktivitas menyenangkan lainnya, tentu mendukung kesehatan lansia, baik secara fisik maupun psikis. Peran keluarga juga ngga kalah penting, misalnya dengan mengajak lansia berbincang, makan bersama, bersantai, hingga melakukan kegitan lainnya bersama-sama untuk memenuhi kebutuhannya dalam bersosialisasi.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Yuan Adelintang Kurniadita

Saya adalah mahasiswi Magister Sains Manajemen, UGM, dan sudah berpengalaman sebagai content writer freelance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *