5 Jenis Penyakit Paru yang Sering Terjadi dan Penyebabnya yang Harus Diwaspadai

4. Penyakit paru obstruktif kronis

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan peradangan paru-paru kronis, yang mengakibatkan aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru menjadi terbatas. PPOK terdiri dari dua jenis gangguan, yaitu bronkitis kronis dan emfisema.

Pada bronkitis kronis, terdapat peradangan pada dinding bronkus. Pada emfisema, peradangan atau kerusakan terjadi pada alveoli atau kantung kecil di paru-paru.

Faktor utama yang meningkatkan risiko PPOK adalah paparan asap rokok dalam jangka waktu lama, baik secara aktif merokok maupun terpapar asap rokok orang lain. Faktor risiko tambahan termasuk paparan asap bahan bakar, asap pabrik, atau uap bahan kimia.

5. Asma

Asma adalah kondisi kronis yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas.

Penderita asma umumnya memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. Paparan alergen atau pemicu alergi dapat menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan penyempitan saluran napas pada penderita asma.

Hal ini akan menghambat aliran udara, sehingga mengakibatkan kesulitan bernapas. Selain itu, akan terjadi peningkatan produksi dahak yang mengakibatkan kesulitan bernapas.

Ada berbagai faktor yang dapat memicu serangan asma, termasuk debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, virus, dan bahan kimia.

Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit paru-paru yang harus diketahui dan diwaspadai. Jika kamu sering mengalami gejala penyakit paru-paru yang mengganggu, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan pengobatan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *